Puisi Cinta - Ketika Sinarnya Datang

 Puisi Cinta -  Ketika Sinarnya Datang


Sekian lamanya, aku hidup dalam kegelapan 

Tanpa cinta yang menjadi cahaya penerang 

Setelah temaram bulan yang gagal ku raih, 

jiwa ini larut dalam pedih dan tangis yang lirih 


Hati ini hampir mati, bagai pokok tanpa air dan cahaya

Hati ini gelap, seperti malam tanpa bulan-bintangnya 

Hati ini sunyi, tak ada bisik rayuan cinta terdengarnya

Hati ini sepi, karna tiada siapapun di dalamnya


Rembulan terlalu jauh untuk ku gapai

Namun setelah ia benar benar tiada, 

mentari muncul membawa sinarnya 

Perlahan menyentuhku tanpa aku memintanya


Dan mentari itu adalah Kau

Kau datang membawa cintamu 

perlahan merasuk hatiku tanpa aku menyadarinya 


Dan Kau berhasil,


Membuat hati yang semula hitam, menjadi ungu

Membuat hati yang semula gelap, menjadi terang

Membuat hati yang semula sunyi, menjadi riang

Membuat hati yang semula kosong, menjadi terisi


Terisi Namamu....



- Kurnia, 31 Januari 2022

Ingin karyamu dibaca banyak orang?
Kirim karyamu ke email kami!

Klik tombol dibawah untuk diarahkan ke email. (Subjek : Kirim Karya)
Nama Pengarang dan Informasi Tambahan (Username IG) dicantumkan.
Setiap karya yang mendapat 10000 pengunjung mendapatkan Rp20.000,- (OVO, Dana, Gopay, Rek. BRI). Cantumkan informasi pembayaran di email.
Karya berpeluang dibukukan. Buku Antologi Puisi Ber-ISBN.
image

Baca Puisi Lain dalam Kategori ini

There is no other posts in this category.